Skip to main content
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato di WEF Davos. (dok. Denis Balibouse/REUTERS)

Diplomasi Global Presiden, Brantas Abipraya Bangun Sekolah Rakyat untuk Perkuat Asta Cita

Jakarta, 29 Januari 2026 — PT Brantas Abipraya (Persero) terus menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan bangsa pada sektor pendidikan melalui proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Langkah BUMN Konstruksi ini, merupakan wujud nyata dalam mendukung visi global Presiden Repubik Indonesia (RI), Prabowo Subianto dalam memperbaiki mutu pendidikan bagi masyarakat Indonesia. Hal ini pun disampaikan oleh Presiden RI melalui kunjungan kerja ke luar negeri pada pertengahan Januari 2026. 

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato di WEF Davos. (dok. Denis Balibouse/REUTERS)

Fokus utama dari perjalanan tersebut adalah memperkuat kemitraan strategis antarnegara, khususnya di bidang pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Tak berdiri sendiri, diplomasi di tingkat dunia tersebut diturunkan menjadi aksi nyata melalui program Asta Cita yang menempatkan pendidikan rakyat sebagai fondasi utama untuk membangun bangsa yang mandiri dan unggul.

Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Bandar Udara Orly, Paris, Prancis dalam agenda diplomasi bilateral Indonesia–Prancis di berbagai bidang strategis. (dok. Biro Pers Kepresidenan)

Sejalan dengan Asta Cita melalui aksi nyata dalam negeri, sebagai bentuk dukungan terhadap agenda besar Presiden, Brantas Abipraya tak hanya membangun fasilitas pendidikan dengan konstruksi yang unggul, melainkan menghadirkan Sekolah Rakyat yang dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global dan memutus mata rantai ketimpangan pendidikan di Indonesia.  

Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam pembangunan Sekolah Rakyat sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Brantas Abipraya mengerahkan keahlian dan pengalaman di bidang konstruksi infrastruktur guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar mutu, keselamatan, dan ketepatan waktu.

Menteri PU, Dody Hanggodo saat memberikan arahan kepada jajaran termasuk Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya seusai groundbreaking Sekolah Rakyat. (dok. Brantas Abipraya)

“Diplomasi global harus ditopang oleh kekuatan internal bangsa. Melalui pembangunan Sekolah Rakyat, Brantas Abipraya berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas, sekaligus mendukung visi Asta Cita dalam menciptakan generasi unggul,” ujarnya.

Selain berfokus pada kualitas bangunan, Brantas Abipraya juga memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk efisiensi penggunaan material, penerapan prinsip keselamatan kerja, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal selama proses pembangunan. Sebagai informasi, Brantas Abipraya membangun tiga Sekolah Rakyat yang berada di Kota Banjarbaru, di Kabupaten Barito Kuala, dan di Kabupaten Tanah Bumbu. Peletekatan batu pertama pun telah dilakukan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang dibangun BUMN Konstruksi ini.

Sebagai informasi, di Kota Banjarbaru Brantas Abipraya membangun Sekolah Rakyat di atas lahan seluas 94,600 meter persegi. Dibangun dua tingkat, sekolah ini dilengkapi fasilitas Gedung SD, Gedung SMP, Gedung SMA, Asrama, Rusun Guru, Masjid, Guest House, Kantin dan Lapangan Sepakbola, serta olahraga. Sedangkan untuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Barito Kuala, Brantas Abipraya membangun sekolah di atas lahan seluas 71.858 meter persegi dengan dilengkapi beberapa fasilitas. Bangunan dua tingkat dengan luas total bangunan 27.474 meter persegi dan luas area terbuka 48.978 meter persegi ini dilengkapi Gedung Serbaguna, Lapangan Upacara, Lahan Parkir, Masjid, Gedung Ibadah, Gedung SD, Gedung SMP, Gedung SMA, Kitchen Lab dan Gudang, Asrama, Kantin, Rumah Susun Guru, Lapangan Olahraga, Ruang Genset, IPAL dan Guest House.

Brantas Abipraya bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) saat Groundbreaking Sekolah Rakyat di Kotabaru, Lampung Selatan. (dok. Brantas Abipraya)

Tak hanya itu, Brantas Abipraya juga membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Bumbu. Dibangun di atas lahan seluas 115.514 meter persegi, sekolah yang dibangun BUMN konstruksi ini dilengkapi dengan Lahan Parkir, Masjid, TPS, Instalasi Air Bersih, Lapangan Upacara, Gedung Serbaguna, Asrama, Kantin, Gedung SD, Gedung SMP, Gedung SMA, Lapangan Olahraga, Rumah Susun untuk Guru, Guest House, Green House, Botanical Garden, Kitchen Lab dan Gudang, serta Rumah Genset. Sebagai tambahan, sekolah ini memiliki area terbuka seluas 68.666 meter persegi dan luas total bangunan 27.474 meter persegi.

Selain di Kalimantan, Brantas Abipraya juga membangun Sekolah Rakyat di beberapa titik wilayah lainnya. Diantaranya yaitu di Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Lampung, Jawa Timur dan Palu dengan total keseluruhan Sekolah Rakyat yang dibangun BUMN Karya ini sebanyak 16 Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas pendidikan, tetapi sebagai ruang tumbuh harapan dan karakter bagi generasi muda. Ke depan, Brantas Abipraya akan terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas untuk mempercepat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, sejalan dengan peran perusahaan sebagai agen pembangunan,” tutup Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.

We are professional and reliable provider since we offer customers the most powerful and beautiful themes. Besides, we always catch the latest technology and adapt to follow world’s new trends to deliver the best themes to the market.

Contact info

We are the leaders in the building industries and factories. We're word wide. We never give up on the challenges.

Recent Posts