Jejak Langkah

Persaingan dunia konstruksi tiap tahunnya mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Hal ini membuat persaingan dalam dunia konstruksi kian ketat. Sesuai visinya yaitu menjadi Perusahaan terpercaya dalam industri konstruksi, Abipraya selalu bekerja dinamis, cepat beradaptasi dan tumbuh memberikan yang terbaik tiap tahunnya.

 

2015

Perseroan menerbitkan Obligasi I Brantas Abipraya.

2014

Pada September 2014, PT Brantas Abipraya sudah memiliki 3 unit fasilitas Pabrik Beton Pra cetak yang berlokasi di Porong, Jawa Timur, Sunter-DKI Jakarta dan Padang-Sumatra Barat. 

2013

Perseroan masuk dalam Rekor Muri untuk pekerjaan terowongan Underpass terpanjang dengan sistem Jacking.

2012

Melakukan diversifikasi bisnis dengan investasi pada Hydroelectric Power Plan melalui “Brantas Energi” sebagai anak perusahaan dari PT Brantas Abipraya.

2011

Memperoleh anugerah sebagai Green Contractor dalam bidang bangunan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Asosiasi Konstruksi Indonesia menganugerahkan Perseroan sebagai pelopr pelaksana bendungan dengan proyek terbanyak di Indonesia.

2010

Persero memperoleh anugerah sebagai perusahaan konstruksi BUMN terbaik berdasarkan pertumbuhan kinerja dan rasio keuangan dari Majalah Infobank.

2009

Perseroan dinyatakan sebagai “Wajib Pajak Patuh” dalam kurun waktu Tahun 2009- 2014 dari Direktorat Jendral Pajak Republik Indonesia.

1995

Manajemen memindahkan kantor pusat ke Jakarta

1992

PT Brantas Abipraya (Persero) dipercaya untuk membangun Dam Kota panjang HEPP, Bangkinang, Riau dengan metode Roller Compacted Concrete (RCC), yang pertama kali digunakan dalam konstruksi Dam di Indonesia.

1980

PT Brantas Abipraya didirikan sebagai perusahaan yang berorientasi laba, berdiri berdasarkan hasil pemekaran proyek Brantas, dengan kantor Pusat di Malang, Jawa Timur dan memperoleh pengesahan sebagai badan hukum terhitung sejak Tahun 1981.