Sayangi Bumi, Brantas Abipraya Tanam Ribuan Tanaman di Area PLTM Sako-1

25 November 2022


Pesisir Selatan, 25 November 2022 - Memperkuat komitmennya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur nasional, PT Brantas Abipraya (Persero) turut merawat bumi lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yaitu penanaman pohon dan penghijauan di sekitar area PLTM Sako-1, tepatnya di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Selatan. Sebanyak kurang lebih 400 pohon produktif dengan beragam jenis dan penanaman rumpul dengan luas tanam 1.000 meter persegi di hamparan area PLTM sebagai upaya pencegahan bencana longsornya tanah di area tersebut.

 

“Ya kegiatan reboisasi ini bertujuan untuk memperbaiki dan mempertahankan kesuburan tanah, serta memperbaiki kondisi-orologi hutan, mencegah erosi, tanah longsor dan pelestarian sumber daya air,” ujar Miftakhul Anas, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

 

Ditambahkan Anas, Brantas Abipraya selalu berupaya memberikan perhatian lebih kepada lingkungan sekitar dengan mempersiapkan sederet program TJSL di seluruh proyek-proyek yang sedang digarap. Hal ini dilakukan untuk memberikan manfaat lebih dan membantu para stakeholder di sekitar yang terkena dampak dari pengerjaan proyek-proyek milik Brantas Abipraya. Dikatakannya juga bahwa jajaran Direksi Brantas Abipraya mendukung penuh program TJSL Abipraya dengan mengamanahkan setiap proyek-proyek memiliki dana TJSL agar dapat memberikan kepedulian sosial yang lebih terhadap lingkungan sekitar proyek.

 

Sebagai informasi, PLTM Sako ini merupakan pembangkit listrik tenaga mini-hudro yang dioperasikan oleh PT Brantas Cakrawala Energi, special purpose company dari PT Brantas Energi, anak usaha dari Brantas Abipraya, berkapasitas 2x3,00 MW.

 

Brantas Abipraya menjalankan enam pilar program TJSL yaitu Abipraya Peduli Pangan, Abipraya Pintar, Abipraya Peduli UMKM, Abipraya Peduli Lingkungan, Abipraya Sehat dan Abipraya Patuh yang sejalan dengan pilar pembangunan hukum dan tata kelola.

 

Dari enam pilar tersebut Brantas Abipraya saat ini memprioritaskan program di bidang Pendidikan, Lingkungan, dan Pembinaan UMKM. Di bidang pendidikan ditujukan untuk meningkatkan human capital yang berkualitas. Lalu bidang lingkungan dengan turut serta menjaga ekosistem di lingkungan sekitar aktivitas perusahaan, dan bidang pembinaan UMKM dengan menyalurkan pinjaman lunak sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan pelatihan dan sertifikasi-sertifikasi kepada mitra binaan.

 

“Program TJSL Abipraya dijalankan terutama pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Apalagi tiga hal tersebut merupakan motor penggerak agar suatu bisnis dapat tumbuh dan berkembang dengan tetap memperhatikan stakeholders maupun lingkungan sekitar perusahaan. Beberapa programnya selain penanaman pohon di area sekitar proyek, Abipraya juga melakukan penebaran bibit ikan di bendungan yang dikerjakan perusahaan, Brantas Abipraya juga berkontribusi menyediakan fasilitas air bersih di Sukabumi dengan bersinergi bersama beberapa perusahaan BUMN,” tutup Anas.