Brantas Abipraya Latih 700-an Pelajar Malang, Siap Kerja Menjadi Tenaga Konstruksi Handal

19 November 2020


Jakarta, 19 November 2020 - PT Brantas Abipraya (Persero), kembali menggelar bimbingan teknis SIBIMA (Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi) SIGAP (Siap Gapai Pekerjaan) Ahli Muda Konstruksi yang diikuti sekitar 700 mahasiswa se-Malang Raya. Dengan menggandeng Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), acara ini digelar dua hari dari tanggal 17 November - 18 November 2020 secara virtual.

“Berbeda dengan agenda SIBIMA sebelumnya, dengan dihadiri total 704 peserta pelatihan, kegiatan ini diselenggarakan secara daring. Beberapa Universitas di Malang ikut berpartisipasi seperti dengan Universitas Islam Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya Malang, Politeknik Negeri Malang serta LPJK Provinsi Jawa Timur,” ujar Satiyobudi Santoso selaku Senior Manager Human Capital Brantas Abipraya.

Termasuk sektor konstruksi yang merupakan visi dari program kerja Presiden Jokowi, Brantas Abipraya yang dikenal menjadi salah satu perusahaan konstruksi milik negara ini terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Para tenaga kerja konstruksi selain handal kemampuan pekerjaan di lapangan, juga diharuskan mengetahui lebih dalam aturan dan standar terkait sistem manajemen keselamatan konstruksi.  

Ditambahkan Yoyok, begitu sapaan akrab Satiyobudi Santoso, kesadaran dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi harus terus dilakukan dan didukung oleh industri konstruksi.Dengan menghubungkan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelaksanaan bimbingan teknis dan pelatihan yang akan dilaksanakan agar menjadi solusi terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri konstruksi.

Pandemi Corona Virus Disease-19 (COVID-19) tak lantas menyulutkan semangat Brantas Abipraya untuk berkarya dan selalu hadir untuk Indonesia. Membuktikan komitmennya yang tak henti berupaya meningkatkan kualitas, kompetensi dan kinerja tenaga konstruksi di Indonesia, Brantas Abipraya juga sangat serius menyokong percepatan program sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Indonesia untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang sangat gencar saat ini. Selain menggelar bimbingan teknis ahli muda konstruksi, BUMN ini juga sebelumnya sudah melakukan uji sertifikasi dari tahun 2017 untuk para pekerja konstruksinya dengan menggandeng Kementerian PUPR.

“Total dari tahun 2017 kami telah berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 3.600 pekerja kami. Dan kami akan terus berkomitmen menyokong Kementerian PUPR untuk melakukan percepatan program sertifikasi ini,” pungkas Yoyok.